Showing posts with label Humor Politik. Show all posts
Showing posts with label Humor Politik. Show all posts

25 March, 2009

Partai Jomblo Indonesia

PARTAI JOMBLO INDONESIA. NO 50
Semboyan : "jomblo itu pedih jendral ... !!"
Partai ini sebenarnya sudah ada sejak jaman baheula, dikarenaken orang-orangnya yg sibuk mengejar karir, ataupun kalah sistem seleksi alam ataupun terkena dampak rolek (resiko orang jelek) delele. Kami memberi buketi bukan janji, soalnya janji lagi jalan-jalan, Bu Keti ajah yang ada dirumah.Kami PJI akan berusaha memperjuangkan aspirasi kawula muda yang rata-rata tersingkirkan oleh seleksi alam dalam mencari jodoh. Kami bukanlah produk orde baru maupun orde lama, kami memiliki grassroot yang sangat kuat, cuman kadang-kadang kepentok masalah dana pas tanggal tua, Kami siap berafiliasi dengan partai manapun sepanjang mereka tidak mengisolasi kaum jomblo yang mayoritas ini, kami tidak korupsi, sedikit kolusi cincay-cincay an, dan yang pasti nepotisme, ... namanya juga usaha coy. Kami akan berusaha sekuat tenaga agar battle of sexes, standar ganda delele agar dihilangkan dari bagian pencarian pasangan, karena hal ini dapat menimbulkan ketidakpastian dan ketidak jelasan dalam suatu hubungan. Kami agar mendukung poligami karena ketidakseimbangan jenis kelamin yang tersedia saat ini.Kami mencari dana dengan cara halal, tidak menjual diri, hanya kadang-kadang menggadaikan tape radio buat malem mingguan, jualan kaos biar bisa kencan berduaan dan kadang-kadang ngamen biar bisa beliin yayang kaos idaman.
Resolusi kami :
1. Kami tidak pernah menyepelekan janda maupun gadis, kami menerima semua aspirasi dan kasih sayang mereka.
2. Kami tidak membedakan jenis kelamin semboyanya kasih sayang diatas segalanya.
Jika ada salah satu dari anggota caleg kami mendua, kami siap dipecat.
3. Kami telah menyelamatkan 50juta jomblo terlantar, dan dengan bantuan anda menjadi partisipan kami, mungkin akan lebih banyak lagi jomblo-jomblo yang selamat dari kepunahan.
Logo kami monyong putih memang kurang begitu aspiratif, tapi itu bermakna sangat dalam dimana monyong merupakan perwakilan dari rasa dan karsa kami yang kurang mendapatkan kasih sayang. Inga inga coblos monyong putih, jangan monyong item karena eh karena monyong item teh kebanyakan makan oncom.
Kami adalah teman wong jomblo :
11.03.03
Kami menyelamatkan 50 jomblo yang mengejar ngejar seekor kuda nil gara desperate, membimbing mereka kembali kejalan yang benar agar bisa membedakan bahwa walaupun kuda nil itu sama-sama mamalia, tapi hasil persilanganya akan menghancurkan umat manusia.
12.05.03
Kami mengembalikan dana siluman sebesar 50milyar, karena kami merasa uang monopoli itu bukan hak kami, kami hanya mengharapkan dana umum dan kesempatan, apalagi kalo lewat start dapet 2000.
08.09.03
Dua orang caleg kami mengundurkan diri dari kabinet gotanggotong karena merasa bertanggung jawab dengan meningkatnya kadar jomblo yang memiliki Ph lebih dari 0,05 % sehingga terpaksa memakai deodoran yang berlebihan.

Disuruh Menjelaskan Arti Politik

Seorang murid sekolah dasar mendapat pekerjaan rumah dari gurunya untuk menjelaskan arti kata POLITIK. Karena belum memahaminya, ia kemudian bertanya pada ayahnya.Sang Ayah yang menginginkan si anak dapat berpikir secara kreatif kemudian memberikan penjelasan, "Baiklah nak, ayah akan mencoba menjelaskan denga perumpamaan, misalkan Ayahmu adalah orang yang bekerja untuk menghidupi keluarga, jadi kita sebut ayah adalah investor. Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita menyebutnya pemerintah. Kami disini memperhatikan kebutuhan-kebutuhanmu, jadi kita menyebut engkau rakyat. Pembantu, kita masukkan dia ke dalam kelas pekerja, dan adikmu yang masih balita, kita menyebutnya masa depan. Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah ini bisa kau pahami?"Si anak kemudian pergi ke tempat tidur sambil memikirkan apa yang dikatakan ayahnya. Pada tengah malam, anak itu terbangun karena mendengar adik bayinya menangis. Ia melihat adik bayinya mengompol. Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapatkan ibunya sedang tidur nyenyak.Karena tidak ingin membangunkan ibunya, maka ia pergi ke kamar pembantu. Karena pintu terkunci, maka ia kemudian mengintip melalui lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur bersama pembantunya.Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur, sambil berkata dalam hati bahwa ia sudah mengerti arti POLITIK.Pagi harinya, sebelum berangkat ke sekolah ia mengerjakan tugas yang diberikan oleh gurunya dan menulis pada buku tugasnya: 'Politik adalah hal dimana para Investor meniduri kelas Pekerja, sedangkan Pemerintah tertidur lelap, Rakyat diabaikan dan Masa Depan berada dalam kondisi yang menyedihkan."

21 Alasan Mengapa Mahasiswa Demo Lagi

Ini adalah alasan mengapa mahasiswa demo lagi di tahun 1999:
1. Kuliah nggak menarik.
2. Mau eksperimen gimana kalo Habibie turun, trus diganti Harmoko.
3. Secara sukarela mau jadi pahlawan reformasi berikutnya (mumpung TAP MPR tentang Pahlawan Reformasi Belum ditetapkan).
4. Susah milih masuk partai mana.
5. Berharap masuk CNN (Lagi?)
6. Lagi megang Dollar dalam jumlah besar (berharap supaya nilai Dollar naik lagi).
7. Cari jodoh.
8. Berharap makan gratisan lagi (dari Ariifin Panigoro).
9. Takut cepet lulus, karena nggak ada kerjaan.
10. Kuliah Kerja Nyata untuk Jurusan Politik (kalo sampai menginap, dapat 6 SKS)
11. Udah kangen sama ABRI dan Polisi.
12. Salah masuk jurusan.
13. IBM (Intel Belagak Mahasiswa).
14. Benci sama Bob Hasan tapi nggak tau harus bagaimana.
15. Mau tahu reaksi Jendral Wiranto akan bagaimana.
16. Benci sama Beddu Amang tapi nggak tau harus bagaimana.
17. Menuntut digantinya pasal 2 UUD'45 menjadi "Kedaulatan berada ditangan Demonstran,dan dilakukan sepenuhnya di Gedung MPR ".
18. Berharap difoto wartawan.
19. Kangen sama Harmoko Cs.
20. Study Perbandingan Antara Bayonet dan Peluru Karet.
21. bisa pacaran gratis di DPR, nginep lagii... :-)

Kucing Kami Demokrat Sejati

Kisah ini terjadi pada tahun 1960, ketika Partai Komunis berkuasa di Rusia.Di sebuah sekolah dasar di Moskow, Boris yang berusia enam tahun diminta gurunya memberikan contoh sebuah anak kalimat yang menerangkan sifat."Kucing kami baru saja beranak lima ekor," kata Boris, "Yang semuanya komunis sejati."Bukan main senangnya hati pak guru melihat penguasaan Boris akan tata bahasa sekaligus slogan partai. Kalau nanti pengawas pendidikan dating ke sekolah itu, maka gurunya meminta Boris yang menjawab.Minggu berikutnya, ketika pengawas pendidikan mengunjungi kelasnya, pak guru memberi isyarat pada Boris, agar bocah itulah yang menjawab pertanyaan yang akan dilontarkannya di depan pengawas. Pak guru pun mulai mengajukan pertanyaan."Kucing kami baru saja beranak lima ekor," jawab Boris, "Mereka semuanya demokrat sejati..!"Pak guru kaget dan tergagap. "Ta..tapi Boris, minggu lalu jawabanmu bu.. bukan itu.""Bu Guru, setelah satu minggu mata anak-anak kucing itu sudah terbuka lebar..!"

Barack Obama Akan Berkunjung Ke Indonesia

Barack Obama setelah resmi terpilih menjadi Presiden AS diperingatkan untuk tidak berkunjung ke Indonesia. Ini berkaitan dengan keamanan Presiden terpilih itu yang sudah mulai mendapatkan ancaman pembunuhan.Anjuran ini diberikan oleh penasihat keamanan dan pihak FBI. Menurut hasil penyelidikan pihak keamanan kepresidenan, di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi yang dikhawatirkan mengancam keselamatan Obama.Pemerintah Indonesia merasa heran dan tersinggung akan adanya warning terhadap Obama ini. Melalui Badan Intelejen Nasional (BIN) pemerintah Indonesia menanyakan kepada pihak FBI, bagaimana FBI bisa menyimpulkan bahwa di Indonesia masih banyak berkeliaran secara bebas para penembak tersembunyi alias sniper?Atas pertanyaan ini pihak FBI lalu mengirimkan daftar berisi ribuan nama orang yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi di Indonesia. Anehnya, kebanyakan pemilik nama itu ada di Jakarta dan Sumatera Utara.Setelah diteliti oleh pihak BIN, ternyata nama yang disodorkan oleh FBI itu semuanya nama-nama suku Batak. Lho, kok bisa? Semua nama yang dicurigai sebagai penembak tersembunyi itu tak lain adalah nama-nama dengan nama belakang marga: SIANIPAR. FBI membaca nama mereka sebagai SNIPER...